Mereka pun mempersiapkan pernikahan dengan wedding organizer (WO) dari Maxima Production. Vior merasa senang karena Maxima terkenal menangani klien-klien besar.
Pilihan venue akhirnya jatuh pada Ritz-Carlton Grand Ballroom, tempat yang menurut Vior masih kurang besar untuk visinya dia ingin menggunakan tiga ballroom di sana. Vior bahkan menginginkan tarian akrobat di acara tersebut agar pernikahannya tidak terlupakan.
Sayangnya, anggaran awal Vincent sebesar Rp2 miliar harus direvisi. Hanya untuk ballroom saja, biaya mencapai Rp1,2 miliar, belum termasuk dekorasi, makanan, gaun, dan hiburan lainnya. Vincent mulai khawatir, tetapi tetap berusaha mewujudkan impian Vior.
Drama lainnya terjadi saat Vior memilih gaun pengantin di toko Cindy Tandiyah. Perbedaan pendapat antara Vior dan ibunya membuat suasana tegang. Ibunya menginginkan gaun dengan pita besar yang menurut Vior terlalu kuno. Akhirnya, Vior tetap memilih gaun sederhana dan elegan yang sesuai dengan keinginannya.
Saksikan kisah penuh emosi dan pengorbanan ini di YouTube @BW Jangan lupa subscribe untuk update terbaru!