Ingatan tentang kekerasan yang dialami Sera selama di penjara serta sikap Marvin pada masa lalu kembali menghantuinya. Sera sempat meninggalkan Kenzi di pinggir jalan, tetapi akhirnya kembali menjemput pria itu karena kondisi kakinya.
Di tengah gejolak emosi, Sera juga harus menghadapi Marvin yang terus memainkan peran di balik layar. Marvin menemui Clara dengan membawa bunga dan memeluknya. Dia beralasan mengikuti Sera demi melindungi Clara, lalu mengajak perempuan itu menjalani program kehamilan sesuai jadwal masa subur.
Sementara itu, Sera yang masih diliputi trauma mengemudi dengan kecepatan tinggi hingga nyaris mengalami kecelakaan. Di rumah, Alea menegur Kenzi karena kecewa dengan pengakuannya. Dia juga melarang Kenzi menceritakan semuanya kepada Lena agar ibunya tidak ikut terpukul saat mengetahui kebenaran tersebut.
Konflik kembali memuncak ketika Sera mendatangi lobi kantor Clara pada malam hari. Dia menampar Marvin dan menuduh pria itu sebagai pembunuh.
Namun, Marvin tidak tinggal diam. Dia mengancam akan melaporkan Sera atas dugaan penganiayaan karena memiliki rekaman CCTV dan saksi. Setelah Sera pergi, Marvin kembali bersikap manis kepada Clara, meski menyimpan kemarahan dan keinginan untuk membalas Sera.