Maesaroh heran karena ditelpon gak diangkat oleh Mujidin. Sementara Mujidin sendiri kesal karena saat dirinya sedang jalan-jalan dengan Laras, selalu diganggu telpon dari Maesaroh.
Mujidin membelikan Laras banyak barang termasuk ngajak makan di restoran. Laras senang dan menganggap Mujidin ayahnya. Sementara Mujidin juga senang karena sebentar lagi Laras akan jatuh ke pelukannya.
Mujidin yang mau pergi ke mall dengan Laras tanpa sengaja dilihat Marni. Marni kesal sama Laras dan menganggap Laras porotin Gus Mujidin. Marni pun foto Gus Mujidin dan menginformasikan pada Maesaroh. Maesaroh kaget saat tau ternyata Mujidin pergi dengan Laras. Maesaroh yang sudah beli makanan banyak dan menunggu lama di depan rumah Mujidin nampak kecewa.
Maesaroh terlihat seperti tidak semangat. Kecemburuan Maesaroh terhadap Laras sampai membuat Maesaroh berkhayal tentang Mujidin.
Roy yang mengamati Maesaroh Nampak heran. Mengetahui Laras dekat dengan Mujidin membuat Maesaroh justru makin semangat untuk mendekati Mujidin.