"Ucapan itu memicu reaksi dari pihak keluarga mempelai pria. Seorang perempuan terdengar berucap ’’Au wali si masalah na, hargai ja ku mada doho sebagai keluarga na ni, gak enak didengar masalah begini (apalagi si masalahnya ini. Hargai kami sebagai keluarganya. Tidak enak didengar masalah begini)," katanya.
Ini memicu amarah sang calon mertua. Tiba-tiba dia bangkit dari tempat duduk sampai menendang wajah pengantin pria yang duduk berhadapan dengannya.
Akibat kejadian itu, pernikahan pun diberhentikan. Keluarga mempelai pria tak terima hingga melaporkan kejadian ini ke kepolisian.
"Atas kejadian tersebut keluarga laki-laki sudah melaporkan peristiwa itu ke Polsek Rasanae Barat atas tuduhan Penganiayaan. Adapun pasangan pengantin itu tidak tinggal serumah," tulisnya.