“Menurut saya, menjadi aktor itu adalah proses learning by doing. Karena itu, saya selalu terbuka untuk menerima berbagai tawaran pekerjaan dan mencoba karakter-karakter yang berbeda. Bukan hanya di genre action, tetapi juga mengeksplorasi genre lain seperti horror. Dari setiap peran, saya bisa terus belajar dan mengembangkan kemampuan sebagai aktor,” ujar Daniel Ekaputra sebagai pemeran POTE.
Head of AI Production at V+ Short, Thaleb Wirachman Wahjudi, turut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya memperkenalkan industri OTT dan entertainment kepada generasi muda. “Industri entertainment terus berkembang seiring dengan perubahan teknologi dan perilaku audiens. Karena itu, penting bagi generasi muda untuk tidak hanya memahami bagaimana sebuah konten dinikmati, tetapi juga bagaimana sebuah ide dan cerita dikembangkan hingga menjadi sebuah karya. Kami berharap kegiatan seperti Campus Takeover dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai berbagai peluang di industri kreatif sekaligus mendorong mereka untuk berani mengeksplorasi ide dan menciptakan karya mereka sendiri,” ujar Thaleb Wirachman Wahjudi, Head of AI Production at V+ Short.
VISION+ Campus Takeover juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan perspektif langsung dari para praktisi mengenai dinamika industri OTT. Dalam sesi talkshow, pembicara membahas bagaimana sebuah cerita horror dapat dikembangkan agar tetap relevan dan memiliki daya tarik bagi penonton masa kini, serta bagaimana proses kreatif berlangsung dari tahap script hingga akhirnya dapat dinikmati melalui platform OTT.