Vision+ Menuju Ekspansi Global, Microdrama Jadi Pilar Utama!

Mei Sada Sirait
Deputy CEO Vision+ Clarissa Tanoesoedibjo dalam acara HUT Vision+ ke-6 hari ini, Kamis (29/1/2026). (Foto: Aziz Indra)

Untuk itu Vision+ nantinya tidak hanya fokus pada produksi konten, tetapi juga pada aspek penerjemahan dan penyesuaian bahasa.

"Kami harus mengejar bukan hanya production-nya, tapi juga translation-nya, supaya bisa menyesuaikan dalam Bahasa Inggris, Bahasa Chinese, Bahasa Jepang, dan seterusnya," katanya.

Dari sisi perkembangan konten, Clarissa menilai Vision+ mengalami lonjakan signifikan dalam produktivitas dan kreativitas. Jika sebelumnya Vision+ hanya memproduksi sekitar 10–12 judul per tahun, kini jumlah produksi meningkat drastis di mana sudah ada 90 judul microdrama.

"Sekarang kami sudah hampir memproduksi 90 judul mikrodrama. Jadi jauh lebih agresif," ungkap Clarissa.

Ke depannya Vision+ tetap mempertahankan kekuatan konten olahraga yang selama ini menjadi daya tarik utama bagi pasar Indonesia.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Film
4 hari lalu

Adaptif! Vision+ Kombinasikan Live Action dengan Teknologi AI

Nasional
4 hari lalu

Hary Tanoesoedibjo Optimistis Vision+ Mampu Bersaing di Pasar Global

Film
4 hari lalu

HUT Vision+ ke-6, Clarissa Tanoesoedibjo Siap Bawa Vision+ ke Banyak Negara!

Film
6 jam lalu

Misi Rahasia Berujung Jatuh Cinta, Nonton Microdrama Bodyguard Terjebak Cinta di VISION+ 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal