Mitos kedua berkaitan dengan sistem zodiak Tionghoa yang terdiri dari 12 binatang shio. Menurut legenda, ada sebuah perlombaan yang diadakan oleh Kaisar Langit untuk menentukan urutan binatang shio.
Tikus berhasil menjadi yang pertama dengan cara menumpang di punggung lembu dan melompat di garis akhir. Binatang-binatang lain memiliki cerita-cerita unik yang memengaruhi posisi mereka di shio.
Mitos ketiga berkaitan dengan tradisi menulis puisi di kertas merah dan menggantungnya di pintu rumah. Tradisi ini berasal dari kisah seorang pria bernama Zhong Kui yang berhasil mengalahkan roh jahat yang mengganggu desanya.
Kaisar Langit memberinya gelar sebagai pembasmi roh jahat dan memberinya kuasa untuk menulis puisi yang dapat mengusir roh jahat. Puisi-puisi tersebut kemudian disebut sebagai duilian atau couplet.
Mitos keempat berkaitan dengan pantangan makanan di hari pertama Tahun Baru Imlek. Bubur dianggap sebagai makanan orang miskin, sehingga tidak boleh dimakan saat sarapan.