28 Orang Meninggal Dunia akibat Demam Berdarah di 2025, Kemenkes Rekomendasikan Vaksin DBD

Muhammad Sukardi
Kementerian Kesehatan merekomendasikan masyarakat untuk vaksinasi DBD. (Foto: Istimewa)

"Dengue adalah ancaman nyata bagi masyarakat Indonesia. Kasusnya selalu ada sepanjang tahun dan cenderung meningkat di musim hujan. Demam berdarah bukan hanya masalah kesehatan, tapi juga produktivitas masyarakat dan membebani sistem layanan kesehatan," paparnya. 

Karena itu, upaya pencegahan perlu dimasifkan di masyarakat. Selain dengan 3M Plus, langkah lain yang bisa dilakukan adalah vaksinasi DBD. 

"Demam berdarah tidak bisa dilawan hanya dengan satu pendekatan, misalnya hanya mengandalkan 3M Plus, atau nyamuk Wolbachia, tapi masyarakat juga disarankan untuk turut aktif berperan melindungi dirinya dengan vaksin DBD," kata Ina. 

"Karena itu, vaksin DBD kami rekomendasikan sebagai vaksin pilihan. Meski saat ini belum masuk dalam daftar vaksin gratis yang diberikan pemerintah, tapi ITAGI sedang mengkaji vaksin DBD bisa masuk ke dalam program imunisasi nasional," tambahnya. 

Hal senada juga disampaikan Andreas Gutknecht selaku Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines bahwa mengatasi masalah demam berdarah tidak cukup mengandalkan satu solusi. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
2 hari lalu

4 Tips Menjaga Kesehatan Metabolik, Mulai dari Pola Makan hingga Kualitas Tidur

3 hari lalu

BMKG Prediksi El Nino Berlanjut hingga Awal 2027, Ungkap Dampaknya ke Cuaca RI

4 hari lalu

Kemenkes Ungkap 283.270 Kasus ISPA di Wilayah Terdampak Karhutla, Kalsel Tertinggi

4 hari lalu

Apakah Kanker Paru Adenokarsinoma yang Diidap Paus Leo XIV Mematikan? Ini Penjelasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal