Penggunaan air semacam ini juga dapat membuat tangan terasa lengket setelah mencuci tangan atau setelah mencampurkannya dengan deterjen atau sabun saat mencuci.
2. Tanpa Bau
Air bersih harus bebas dari bau. Jika air di rumah kamu memiliki bau terutama yang seperti bau kolam renang, ini mungkin menunjukkan kelebihan klorin, yang dapat berpotensi menyebabkan masalah ginjal dan meningkatkan risiko kanker.
Selain itu, Air yang berbau seperti telur busuk atau bau amis bisa mengindikasikan keberadaan gas hidrogen sulfida atau kelebihan barium, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan dan lingkungan. Oleh sebab itu, pastikan air yang akan kamu gunakan tidak memiliki bau.
3. Jernih dan Tidak Berwarna Sama Sekali
Salah satu karakteristik air bersih yang utama adalah kejernihan dan ketiadaan warna yang mencolok. Air yang berkualitas baik harus tampak bening, tanpa bau yang aneh, dan tidak memiliki rasa yang aneh.
Air yang telah terkontaminasi seringkali tampak keruh atau berwarna, seperti kuning, jingga, atau cokelat, yang merupakan indikasi adanya zat-zat berbahaya dalam air. Sebagai contoh, air berwarna kuning dapat menunjukkan keberadaan krom-6, sebuah zat kimia yang berpotensi menyebabkan kanker. Demikian juga, air berwarna cokelat atau jingga bisa menandakan adanya logam atau karat dalam air.