AI Dirancang Bisa Baca Hasil MRI, Kemenkes: Tidak Gantikan Dokter!

Niko Prayoga
Ilustrasi MRI yang mana di masa depan akan dibaca oleh AI. (Foto: Ilustrasi AI)

Hal ini menjadi penting terutama bagi fasilitas kesehatan yang belum memiliki dokter radiologi atau tenaga ahli tertentu. Dengan bantuan AI, hasil pemeriksaan tetap dapat diproses lebih cepat tanpa harus menunggu seluruh proses analisis dilakukan secara manual.

Artinya, AI tidak mengambil alih keputusan medis. Hasil analisis dari teknologi tersebut tetap membutuhkan penilaian tenaga kesehatan untuk menentukan kondisi pasien dan langkah medis berikutnya.

Pengembangan AI ini juga berkaitan dengan integrasi data kesehatan nasional melalui ekosistem SatuSehat. Hasil pemeriksaan dari fasilitas kesehatan dapat tercatat dalam sistem tersebut sehingga informasi kesehatan dapat dikelola secara lebih terintegrasi.

Agar gambar medis dapat diproses dengan baik, Kemenkes juga memperkuat standarisasi data kesehatan. Untuk data radiologi, salah satu standar yang digunakan adalah DICOM, sementara standar lain seperti HL7 dan FHIR digunakan dalam pertukaran data kesehatan.

“Sistemnya boleh berbeda tapi standarnya sama. Sehingga ini menjamin data yang dikirimkan ke Kementerian Kesehatan itu juga memang memiliki kualitas yang setara,” kata Eko.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
6 jam lalu

Kemenkes Siapkan AI yang Bertugas Baca Hasil MRI, Ini Faktanya!

3 hari lalu

Kemenkes Bentuk Tim Khusus Tangani Korban Gempa NTT, Dokter Bedah hingga Ortopedi Disiapkan

14 hari lalu

DPR Desak Kemenkes Investigasi hingga Sanksi Para Nakes yang Bully Pasien BPJS

3 hari lalu

Polusi Jakarta Parah Banget! Ayo Pakai Masker Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal