Anak Bisa Kena DBD Berkali-kali, IDAI Sarankan Vaksinasi demi Perlidungan Maksimal!

Mei Sada Sirait
Ilustrasi anak diserang nyamuk DBD. (Foto: Ilustrasi AI)

Akibatnya, seseorang tetap berisiko mengalami infeksi dengue kembali jika terpapar serotipe yang berbeda. Bahkan pada beberapa kasus, infeksi kedua atau berikutnya dapat menimbulkan gejala yang lebih berat dibanding infeksi pertama.

Lebih lanjut, Prof Hartono menjelaskan bahwa berbeda dengan infeksi alami yang hanya memberikan kekebalan terhadap satu jenis virus, vaksin dengue dirancang untuk membentuk perlindungan terhadap keempat serotipe sekaligus.

Dengan demikian, vaksinasi dapat membantu menurunkan risiko seseorang terinfeksi dengue dari berbagai jenis virus yang beredar.

"Kalau kita mendapatkan vaksinasi, kita sekaligus mendapatkan kekebalan terhadap empat jenis virus tersebut," katanya.

Selain membantu mencegah infeksi, vaksin dengue juga berpotensi mengurangi tingkat keparahan penyakit apabila seseorang tetap terinfeksi. Risiko rawat inap hingga kematian akibat DBD pun dapat ditekan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Kemenkes Ingatkan Risiko Penyakit dari DBD hingga Pernapasan

1 bulan lalu

Kemenkes Ingatkan DBD dan ISPA Jadi Ancaman Serius di Kemarau Panjang 2026

2 bulan lalu

Catat! Dokter Tegaskan DBD Tak Selalu Disertai Bintik Merah

58 menit lalu

BPOM Pastikan Vaksin Tifoid Bio-TCV Aman Diberikan Mulai Bayi Usia 6 Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal