Anak Menolak Disuapi, Dokter Ungkap Kesalahpahaman Orang Tua saat MPASI

Niko Prayoga
Masih banyak masyarakat yang salah memahami konsep BLW, terutama ketika anak tiba-tiba menolak disuapi saat masa MPASI. (Foto: Ikustrasi/AI)

JAKARTA, iNews.id – Metode pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) terus berkembang, salah satunya Baby Led Weaning (BLW) yang belakangan semakin populer di kalangan orang tua. Namun, masih banyak masyarakat yang salah memahami konsep BLW, terutama ketika anak tiba-tiba menolak disuapi saat masa MPASI.

Dokter Spesialis Anak, dr Lucky Yoga Satria, menjelaskan anak yang menolak disuapi di tengah proses MPASI bukan berarti sedang menerapkan BLW. Menurutnya, BLW adalah metode di mana bayi sejak awal makan tidak pernah disuapi dan langsung makan sendiri menggunakan finger food.

“Oke dari kemarin sebetulnya banyak yang salah ngira masalah tentang BLW. Ada yang bilang bahwa, 'Kok anak saya udah nggak mau disuapin, Dok, maunya BLW?' Eh, salah. Konsepnya gini, BLW itu adalah Baby Lead Weaning, artinya anaknya yang mengarahkan bagaimana cara makan. Weaning kan MPASI. Nah, itu konsepnya berarti anaknya tidak diberikan suapan dari awal. Jadi dari awal mulai makan itu anaknya sudah makan sendiri, megang langsung finger food,” kata dr Lucky, dikutip Sabtu (18/7/2026).

Dia menjelaskan, metode BLW justru tidak direkomendasikan secara medis. Alasannya, tidak semua makanan, terutama sumber protein yang kaya zat besi, dapat diberikan dalam bentuk finger food sehingga berisiko menyebabkan kebutuhan nutrisi bayi tidak terpenuhi.

“BLW ini sebenarnya tidak direkomendasikan, karena tidak semuanya protein itu bisa di-BLW-kan. Jadi lebih sering anaknya kekurangan zat besi, lebih sering anaknya tersedak dan lebih sering nggak tercukupi kebutuhan nutrisinya," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Cuma 43% Balita Indonesia Dapat MPASI Beragam, Ahli Gizi Buka Suara!

25 hari lalu

Kasus Bigmo Berlanjut, Polisi Periksa Ortu dan 4 Anak yang Diajak Promosikan Vape

1 bulan lalu

Kabar Baik! Pramono bakal Tambah RPTRA agar Tempat Bermain Anak Makin Banyak

2 bulan lalu

Duh! 3 dari 5 Anak Palsukan Usia demi Bisa Main Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal