JAKARTA, iNews.id - Publik tengah dihebohkan dengan munculnya penyakit super flu. Fenomena ini terkait dengan varian terbaru virus influenza A (H3N2), yang disebut subclade K dan telah menginfeksi sejumlah masyarakat Indonesia.
Super flu merupakan varian dari influenza tipe A (H3N2) yang disebut Subclade K. Subclade K dilaporkan mendominasi kasus flu di sejumlah negara, seperti Inggris, Jepang, dan beberapa wilayah di Amerika Serikat.
Varian ini merupakan hasil mutasi virus influenza musiman yang sudah lama dikenal, namun kini menjadi bentuk yang lebih dominan dalam penyebaran di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan Eropa. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi super flu terdeteksi di Indonesia sejak 25 Desember 2025.
Apa Bedanya Super Flu dan Flu Biasa?
Flu biasa umumnya ringan dan bisa sembuh dalam beberapa hari. Sementara itu, superflu ditandai dengan gejala yang lebih intens, muncul mendadak, dan dapat mengganggu aktivitas harian secara signifikan.
Adapun beberapa gejala superflu yang perlu diwaspadai, antara lain demam tinggi mendadak, disertai menggigil panas dingin, dan sakit kepala berat. Rasa nyeri di kepala terasa lebih kuat dan terus-menerus, disertai batuk kering hingga sakit tenggorokan.
Lau bagaimana cara mencegahnya? Berikut lima cara mencegah tertular super flu dirangkum iNews, Jumat (2/1/2026).
1. Menjaga Daya Tahan Tubuh
Sistem imun yang kuat adalah kunci utama untuk mencegah superflu. Konsumsi makanan bergizi seimbang seperti sayur, buah, protein, dan karbohidrat sangat dianjurkan. Selain itu, pastikan tubuh cukup istirahat dan tidak begadang agar sistem imun tetap optimal.
2. Menerapkan Pola Hidup Bersih
Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum makan dan setelah beraktivitas di luar rumah, dapat mencegah masuknya virus ke dalam tubuh. Hindari menyentuh wajah, terutama mata, hidung, dan mulut, jika tangan belum bersih.