JAKARTA, iNews.id - Istilah Super Flu belakangan ramai digunakan untuk menyebut Influenza A(H3N2) Subclade K, termasuk setelah virus tersebut ditemukan di Indonesia.
Namun, apakah Super Flu merupakan jenis influenza baru dan apakah infeksi virus ini lebih berbahaya dibandingkan flu musiman biasa? Simak informasi selengkapnya hanya di artikel ini.
Secara medis, Subclade K bukan virus influenza baru. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa virus ini merupakan bagian dari virus influenza musiman A(H3N2) yang mengalami sejumlah perubahan genetik.
Subclade K berasal dari subclade J.2.4 dan kemudian diklasifikasikan sebagai subclade K berdasarkan perubahan pada protein hemaglutinin (HA).
Dengan demikian, istilah Super Flu lebih tepat dipahami sebagai sebutan populer, bukan nama penyakit atau klasifikasi medis baru.
Pertanyaan mengenai tingkat bahaya Subclade K muncul karena virus ini memiliki sejumlah perubahan genetik dibandingkan virus A(H3N2) sebelumnya.