“Dulu kita punya thrombolytic therapy, yaitu kita kasih blood thinner. Tapi itu ada komplikasinya, yaitu perdarahan,” ujar Prof Harry dalam Media Session Heart Festival 2026 di Jakarta, Sabtu (26/9/2026).
Terapi trombolitik merupakan salah satu metode yang digunakan untuk membantu melarutkan bekuan darah. Namun, seperti terapi medis lainnya, metode tersebut memiliki risiko sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi pasien.
“Logikanya, kalau pembuluh darah tersumbat, harus dibuka secepat mungkin,” kata Prof Harry.
Terkait istilah “masuk angin”, Prof Harry tidak mengatakan bahwa setiap keluhan yang disebut masyarakat sebagai masuk angin merupakan tanda serangan jantung. Namun, pengalaman yang dia ceritakan menjadi gambaran bahwa seseorang perlu membedakan keluhan ringan dengan kondisi yang membutuhkan pemeriksaan medis.
Dalam kasus yang diceritakan Prof Harry, seorang pasien sempat menganggap kondisinya sebagai masuk angin dan menjalani kerokan sebelum akhirnya mendapatkan penanganan di rumah sakit.