“Beberapa oknum lakukan rehabilitasi 2-3 hari keluar. Padahal minimal enam bulan rehabilitasi. Kalau satu atau dua hari bukan rehab, hanya transit aja,” katanya.
Kemudian juga ketika mereka sudah keluar dari masa rehabilitasi tentunya tak hanya mendapatkan edukasi tapi juga harus diperhatikan nasibnya.
“Banyak mereka yang sudah keluar menggunakan narkoba lagi karena mau cari kerja terhambat sama SKCK, mau udah terbentur uang, ini yang jadi keprihatinan saya,” kata dia.
Menurut dia, Partai Perindo sangat peduli tentang bahaya narkoba. Dia memiliki visi dan misi ketika menjadi calon legislatif akan menampung anak-anak yang keluar dari masa rehabilitasi dan memberdayakan mereka.
"Jangan sampai mereka keluar pemerintah mendiamkan saja, nanti mereka menggunakan narkoba lagi," katanya.