"Jadi, katup jantungnya mengalami peradangan, ya. Bakteri-bakteri tersebut bisa menyebabkan peradangan pada katup jantung yang akhirnya menyebabkan jadi fibrosis dan akhirnya menjadi RHD atau Rheumatic Heart Disease,” katanya.
Meski demikian, dr Tirta menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan sesuatu yang pasti terjadi pada setiap orang. Namun, risiko tetap ada, terutama jika kebersihan gigi dan mulut terus diabaikan dalam jangka panjang.
Dia pun mengingatkan masyarakat untuk tidak menyepelekan kebiasaan menyikat gigi dua kali sehari dan rutin memeriksakan kesehatan gigi ke dokter. Menurutnya, rongga mulut memiliki ribuan pembuluh darah kapiler dan saraf yang dapat menjadi jalur masuk bakteri ke dalam tubuh.
"Di sini tuh banyak banget pembuluh darah kapiler dan saraf. Dan kalau apes banget, apes banget, satu dari 1.000 kemungkinan, kan tetap ada satu kemungkinannya. Bakterinya tiba-tiba masuk ke pembuluh darah kapiler dan malah membuat infeksi katup jantungmu,” katanya.
Sebab itu, menjaga kebersihan gigi dan mulut bukan hanya penting untuk mencegah gigi berlubang, tetapi juga menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi risiko infeksi yang dapat berdampak pada kesehatan jantung.