Cegah Murid SMAN 72 Kelapa Gading Trauma ke Masjid, Psikolog Sarankan Ini

Muhammad Sukardi
Korban ledakan di masjid SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Foto: Isra Triansyah)

JAKARTA, iNews.id - Ada risiko trauma yang dialami murid SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, dari insiden ledakan di masjid yang terjadi hari ini, Jumat 7 November 2025. Karena itu, perlu mitigasi risiko dengan pendekatan psikologis.

Menurut Psikolog Anak dan Remaja Karina Istifarisny, risiko trauma tidak mutlak dialami seluruh murid. Sebab, ada faktor-faktor yang bisa membedakan ketahanan seseorang. 

"Pada kejadian yang sama, si A menunjukkan adanya trauma psikologis, tapi si B bisa saja tidak," kata Karina saat dihubungi iNews.id, Jumat (7/11/2025).

Tanda-tanda trauma psikologis bisa muncul setelah seseorang mengalami peristiwa yang mengancam jiwa dan membuat seseorang merasa tidak berdaya.

"Misalnya berdebar-debar jika teringat kejadiannya, susah tidur, sering cemas, mimpi buruk, konsentrasi turun yang sampai mengganggu kehidupan sehari-hari," ujar Karina. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
8 bulan lalu

Dasco: Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Masih Dioperasi, Usia 17 Tahun

8 bulan lalu

Update Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Korban Luka Bertambah Jadi 55 Orang

8 bulan lalu

Jenguk Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta, Dasco: Kami Sampaikan Keprihatinan Mendalam

8 bulan lalu

Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta Diduga Siswa, Saksi: Mungkin Mau Balas Dendam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal