Covid-19 Bisa Sebabkan Pasien Alami Rambut Rontok, Begini Penjelasan Pakar

Antara
Covid-19 bisa sebabkan pasien alami rambut rontok. (Foto: Antara)

American Academy of Dermatology (AAD) menyatakan, kehilangan 50 hingga 100 rambut sehari hal yang biasa. Namun, kehilangan secara signifikan lebih dari ini dianggap berlebihan dan menghasilkan diagnosis telogen effluvium.

Meskipun tidak ada bukti mekanisme khusus Covid-19 memicu kerontokan rambut, penyakit serius apa pun dapat menyebabkan telogen effluvium dan Covid-19 pasti termasuk dalam kategori itu.

“Covid-19 jelas menyebabkan banyak dari Anda stres dan bukan hanya stres fisiologis pada tubuh akibat infeksi. Pandemi telah menyebabkan banyak jenis stres di luar penyakit, seperti tekanan finansial, kematian orang yang dicintai, dan masalah terkait perawatan anak," kata Kristen Lo Sicco, asisten profesor dermatologi di NYU Langone Health.

Menurut Adalja, biasanya telogen effluvium bertahan hingga enam bulan. Seseorang yang mengalami kerontokan rambut akibat stres akan mulai melihat rambut mereka secara bertahap kembali normal saat rambut baru tumbuh. Kesabaran diperlukan di sini.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rambut Rontok Jadi Alarm Tubuh, Selain Genetik, Stres dan Gaya Hidup Jadi Penyebab

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal