Meski di dalam rumah, dr Kevin menyarankan agar pilih area yang punya sirkulasi udara baik, misalnya di dekat jendela yang tertutup dari paparan abu, atau gunakan kipas untuk membantu pengeringan.
Dokter Kevin menyarankan, hindari ruangan terlalu lembap. Kalau Anda punya dehumidifier, maka bisa digunakan agar pakaian bisa lebih cepat kering.
Lantas, apa yang bisa dilakukan jika pakaian sudah terpapar abu vulkanik?
"Jangan langsung ditepuk atau dikibas-kibas di dalam rumah. Masukkan ke cucian dan cuci kembali sebelum dipakai," saran dr Kevin.
Kenapa begitu? Menurut dr Kevin. baju yang terpapar abu vulkanik berisiko terhirup saat dipakai. Dan ini meningkatkan risiko masalah kesehatan, terutama pada anak-anak atau orang dengan masalah pernapasan.
"Bahkan, bisa memicu iritasi pada kulit sensitif," kata dr Kevin.
Jadi, selama abu vulkanik masih bertebaran, dr Kevin menyarankan agar menjemur pakaian di dalam rumah. Ini dilakukan untuk meminimalisir masukknya abu ke tubuh.