Efek Samping Vaksin Campak Bahaya untuk Balita? Ini Faktanya!

Ravie Wardani
Ilustrasi vaksin campak. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Alasan orang tua tidak memberikan vaksin campak untuk anaknya ialah khawatir akan efek samping yang ditimbulkan. Padahal, vaksin campak tidak berbahaya. Cek faktanya di artikel ini.

Dirjen Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes Rizka Andalusia menjelaskan, secara medis efek samping yang muncul dari vaksin campak umumnya bersifat ringan dan merupakan reaksi alami tubuh.

"Efek samping pemberian vaksin ini pada umumnya adalah sangat rendah dan bisa hilang dalam waktu sekitar 24 jam," ungkap Rizka Andalucia dalam konferensi pers virtual pada Jumat (6/3/2026).

Adapun gejala yang muncul, kata Rizka, tidak berbahaya dan bisa diatasi dengan penanganan sederhana di rumah.

"Pada vaksin MR, efek samping yang mungkin terjadi adalah dari data hasil uji klinis menimbulkan rasa nyeri yang ringan pada lokasi suntikan, kemudian demam ringan dan ruam-ruam," jelasnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
7 bulan lalu

Kemenkes Ungkap Kasus Campak Mulai Menurun, Ini Data Terbaru!

7 bulan lalu

Gejala Campak yang Harus Diwaspadai, Ruam Merah di Belakang Telinga!

7 bulan lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

5 hari lalu

Jakarta Jadi Pusat Kasus TBC di Indonesia, Bangka Belitung Juga!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal