Menurut Co-Founder Mika Daycare & Preschool, Marta Yuliana, kebiasaan si kecil diberikan gadget oleh orang tuanya kini sudah menjadi hal lumrah di masyarakat. Padahal, orang tua bisa membiasakan anak tanpa gadget.
"Hal itu bisa dibiasakan, dan kami di Mika, tidak ada gadget. Bahkan saat makan pun anak-anak bisa tanpa screen, karena mereka ngobrol dan berinteraksi dengan teman-temannya," ujar Marta.
Ya, interaksi sosial justru jauh lebih menarik bagi anak dibanding layar. Hal ini dapat terbentuk, katanya, jika dibiasakan sejak kecil dan diperlihatkan oleh anggota di rumah.
"Interaksi dengan teman itu lebih menarik. Jadi mereka tidak butuh gadget untuk menghabiskan makanan," jelasnya.
Salah satu hal yang bisa dilakukan para orang tua adalah dengan membiasakan si kecil membaca buku atau melakukan kegiatan lain yang menyenangkan. Ini yang diterapkan oleh Founder Bonjour Sayang, Justine Clement.
Sebagai ekspatriat dari Prancis yang kini tinggal di Indonesia, Justine mengaku awalnya kaget saat melihat banyak orang tua di Indonesia yang membiarkan anaknya main ponsel saat berada di rumah makan.
"Saya kaget, di restoran orang tua dan anak sama-sama pegang layar. Jadi sebenarnya untuk apa pergi ke restoran?" ujarnya.