Gara-Gara Terinfeksi Covid-19, Pria Ini Alami Ereksi selama 4 Jam

Siska Permata Sari
Pandemi Covid-19 masih berlangsung hingga kini di banyak negara. (Foto: iNews.id)

Tim medis kemudian mengompresnya dengan es dan mengeluarkan darahnya dengan jarum. Selang empat jam kemudian, priapismenya atau ereksi berkepanjangan itu hilang. 

“Presentasi klinis dan laboratorium pada pasien kami sangat menyarankan priapismus terkait infeksi SARS-CoV-2," tulis laporan tersebut seperti dikutip dari News Hub, Minggu (5/7/2020).

Dia menyarankan, adanya kasus langka ini bisa menambahkan kewaspadaan pada tenaga medis untuk memperhatikan komplikasi pada pasien Covid-19.

“Keadaan darurat medis ini harus dikenali oleh para profesional kesehatan dan segera dirawat untuk mencegah komplikasi fungsional segera dan kronis,” tulisnya.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dokter Ungkap Kesalahan Pria saat Berhubungan Seks: Bawa Beban Pikiran ke Atas Ranjang

57 tahun lalu

Ereksi Lancar saat Masturbasi tapi Gagal saat Berhubungan, Dokter Ungkap Penyebabnya

57 tahun lalu

Dokter Ungkap Frekuensi Pria Ereksi Pagi Berkaitan dengan Risiko Kematian

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal