"Mending banyakin duit halal daripada banyakin bacot, biar bisa bayar dan merasakan asuransi swasta. Dan bisa berpendidikan biar akhlak tidak minus dan tidak playing victim," tambah si akun.
Usai pernyataan oknum dokter itu viral, beberapa netizen dan sejawat dokter menasihati akun tersebut.
"Dok, enough lah. Lagi panas begini gak usah mengundang netizen. Titelmu itu jadi representasi semua sejawat soalnya," ujar @dr.ferrykslg.
"Edan, jahat banget mbak ketikannya. Saya sangka akun Neta***," kata Koiyo Cabe.
"Sebenarnya, jadi dokter itu dites kejiwaan gak untuk memfilter modelan seperti Tamara Jasmine? Takut banget berobat pakai BPJS Kesehatan. Kok bisa dokter ngomong, tidak ada yang minta kalian berobat," ungkap @ira***.
Sebelumnya, viral di media sosial seorang pasien BPJS bernama Yurizal Tri Chaerawan mengeluh sulit mendapat kamar rawat inap di rumah sakit, karena pasien BPJS.
Keluhan tersebut rupanya direspons jahat oleh beberapa dokter dan tenaga kesehatan. Kasus ini pun viral hingga sekarang, dan beberapa dokter dan nakes sudah menyampaikan permintaan maaf usai Yurizal meninggal dunia.