Gerak 5 Menit Sehari Bisa Turunkan Risiko Kematian 6 Persen, Ini Penjelasan Dokter

Niko Prayoga
Menambah aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat selama 5 menit setiap hari berpotensi menurunkan risiko kematian sekitar 6 persen. (Foto: Ilustrasi AI)

Kurangi Duduk Terlalu Lama

Selain menambah waktu bergerak, mengurangi kebiasaan duduk terlalu lama juga menjadi salah satu hal penting yang disoroti dalam penelitian tersebut. “Temuan menarik lainnya adalah pengurangan waktu sedentari atau bermalas-malasan sebesar 30 menit per hari, ternyata berasosiasi dengan penurunan risiko kematian sekitar 3 persen,” katanya.

Aktivitas sedentari merupakan perilaku saat seseorang menghabiskan waktu dalam posisi duduk atau berbaring dengan pengeluaran energi yang rendah, misalnya ketika bekerja di depan komputer atau menonton televisi.

Baca Juga

dr Adam menjelaskan, aktivitas fisik yang dilakukan secara konsisten memiliki sejumlah manfaat biologis bagi tubuh. Di antaranya membantu memperbaiki fungsi endotel atau lapisan dalam pembuluh darah, meningkatkan sensitivitas insulin, serta menurunkan inflamasi sistemik derajat rendah.

Aktivitas fisik juga berperan dalam menjaga regulasi metabolisme dan sistem kardiovaskular. Fungsi-fungsi tersebut penting untuk mendukung kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Baca Juga

“Mengapa efek kecil ini bermakna secara biologis? Aktivitas fisik ringan–sedang yang dilakukan konsisten memiliki manfaat sebagai berikut. Memperbaiki fungsi endotel pembuluh darah, meningkatkan sensitivitas insulin, menurunkan inflamasi sistemik derajat rendah, memperbaiki regulasi metabolik dan kardiovaskular,” ujarnya.

Meski demikian, penurunan risiko dalam penelitian tersebut merupakan hubungan statistik pada tingkat populasi, bukan jaminan bahwa setiap individu yang menambah aktivitas fisik selama 5 menit akan mengalami penurunan risiko kematian dengan persentase yang sama.

Temuan ini menegaskan pentingnya membangun kebiasaan aktif secara bertahap. Menambah waktu berjalan kaki, menyempatkan diri bergerak di sela pekerjaan, dan mengurangi durasi duduk berkepanjangan dapat menjadi langkah awal untuk menjalani pola hidup yang lebih aktif.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
17 hari lalu

Studi Terbaru Ungkap Kreatin Bisa Tambah Lean Tissue meski Tanpa Olahraga

18 hari lalu

Ngoyo Olahraga Sampai Larut Malam, Awas Bisa Ganggu Recovery Tubuh

19 hari lalu

Sering Gym Tengah Malam, Dokter Ingatkan Dampaknya bagi Tubuh

1 bulan lalu

Jangan Paksa Tubuh Olahraga saat Sakit, Bisa Alami Kerusakan Otot hingga Ginjal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal