Dokter Andi menjelaskan, henti jantung bisa dialami oleh siapa saja dan kapan saja. Oleh sebab itu untuk meminimalisasi terjadinya henti jantung, Anda diwajibkan untuk mengetahui batasan diri dan kemampuan saat berolahraga.
"Sebenernya henti jantung ini bisa terjadi kapan saja, di mana saja dan kepada siapa saja. Jadi penting buat kita kalau kita mau olahraga kita haris tahu kondisi tubuh kita," kata dr Andi.
Caranya untuk mengetahui batas kemampuan tubuh kita, bisa dengan cara melakukan medical check up. "Kita harus melakukan medical checkup kita harus periksa kesehatan dan kita harus berolahraga sesuai dengan kemampuan kita," ujar dokter Andi.
Namun dari kejadian yang menimpa Zhang Zhi Jie, dokter Andi melihat masyarakat awam tidak terlalu melek dengan teknik CPR atau pertolongan pertama bantuan hidup dasar pada orang yang mengalami henti napas karena sebab-sebab tertentu.
Padahal CPR merupakan hal penting ketika ada seseorang yang mengalami henti jantung. "Dan yang paling penting kita sebagai orang awam pun kita haris tahu bagaimana kita melakukan bantuan hidup dasar atau CPR tadi itu karena penting," tutur dokter Andi.
Dengan dilakukannya CPR atau pijat jantung bertujuan untuk membuka kembali jalan napas yang menyempit. Saksikan terus Morning Update setiap Senin - Jumat pukul 07.00 - 08.00 WIB hanya di INews.