"Karena ada banyak kewarganegaraan di kapal, kapal itu transit ke beberapa negara, dan sebagian penumpang sudah turun. Jadi ada potensi penyebaran internasional," jelasnya.
Situasi di kapal pesiar tersebut juga memicu kepanikan setelah sejumlah penumpang mulai membagikan video dan cerita kondisi di dalam kapal melalui media sosial.
"Ada rasa panik dan gelisah karena informasi menyebar cepat sekali di media sosial," katanya.
Meski begitu, Prof Tjandra mengingatkan masyarakat agar tidak langsung panik berlebihan. Ia menekankan bahwa Hantavirus bukan penyakit baru dan dunia medis sebenarnya sudah mengenalnya sejak lama.