Hobi Minum Alkohol Merusak Saraf Otak

Siska Permata Sari
Minum alkohol bikin rusak saraf otak hingga hilang igatan. (Foto: Shutterstock)

Tak hanya mencari hubungan antara alkohol dan demensia, mereka juga  mencari faktor risiko lainnya yang menyebabkan demensia seperti merokok tembakau, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, pendidikan rendah dan gangguan pendengaran.

Hasilnya, mereka menemukan bahwa memiliki gangguan penyalahgunaan alkohol merupakan prediktor diagnosis demensia, baik untuk pria maupun wanita. 

"Hubungan antara penggunaan alkohol dan demensia tetap signifikan di semua kelompok usia dalam penelitian ini, dan di semua jenis demensia, termasuk penyakit Alzheimer," sambungnya.

Penelitian ini juga menulis bahwa orang dengan masalah minum-minuman keras berisiko tinggi mengalami demensia dini. Berdasarkan catatan riset, 57.000 orang yang didiagnosis menderita demensia sebelum usia 65 tahun, hampir 60 persen didiagnosis menderita kerusakan otak karena alkohol atau memiliki riwayat gangguan penggunaan alkohol.

World Health Organization (WHO) juga  mendefinisikan peminum minuman keras yang kronis adalah mereka yang mengkonsumsi lebih dari empat sampai lima minuman per hari untuk pria, dan tiga gelas sehari untuk wanita.

Editor : Nanang Wijayanto
Artikel Terkait
23 hari lalu

Sebelum Meninggal Dunia, Ayah Arie Untung Pernah Jatuh di Rumah

2 bulan lalu

Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini

8 bulan lalu

Wanita Berusia 40 Tahun Plus-Plus Berisiko Alami Demensia, Ini Penyebabnya

8 bulan lalu

Rutin Olahraga Bisa Cegah Demensia, Ini Penjelasan Dokter!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal