Implantasi Artificial Heart Assist Device untuk Gagal Jantung, Apa Kata Dokter?

Muhammad Sukardi
Ilustrasi Implantasi Artificial Heart Assist Device untuk pasien gagal jantug. (Foto: Ilustrasi AI)

Sebagai informasi, artificial heart assist device generasi terbaru diharapkan mendapatkan persetujuan regulasi di Indonesia pada awal 2026. 

Selain pelatihan dokter, Indonesia.md sedang mengembangkan agen AI untuk mendukung perawatan pasien pasca-implantasi, serta menghubungkan rumah sakit di Indonesia dengan pusat jantung unggulan dunia melalui Borderless Medical Cloud miliknya.

"Kami bangga mendapatkan dukungan global dari para dokter terkemuka di Indonesia, Tiongkok, Singapura, dan berbagai negara lainnya," ungkap dr Wei Siang Yu, Founder dan Chairman Borderless Healthcare Group.

"Inisiatif ini kini berkembang menjadi sebuah gerakan di mana para inovator, ilmuwan, klinisi, kardiolog, ahli bedah, dan tenaga kesehatan berkumpul untuk membangun program seleksi pasien pra-implantasi dan ekosistem perawatan pasca-implantasi yang belum pernah ada sebelumnya," tambahnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
9 bulan lalu

Budget RS Kardiologi Emirates-Indonesia Rp400 Miliar, Menkes: Jadi Pusat Jantung di Jateng

10 bulan lalu

Cegah TBC, Diabetes, dan Jantung: Gerakan Hidup Sehat Gaungkan Pemerataan Layanan Kesehatan

11 bulan lalu

5 Kebiasaan Sederhana Ini Terbukti Sehatkan Jantung, Cek Sekarang!

4 jam lalu

CDC Soroti Zika di Bali, Kenali Gejala hingga Bahayanya bagi Ibu Hamil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal