Ingat, Imunisasi Difteri Dilaksanakan Januari dan Juni 2018

Riyandy Aristyo
Imunisasi Difteri dilaksanakan pada Januari dan Juni 2018 (Foto: Time)

Bagi orangtua yang memiliki anak di bawah umur 19 tahun belum melakukan imunisasi putaran pertama, tidak perlu khawatir. Laporkan masalah tersebut kepada petugas kesehatan di sekitar tempat tinggal agar mendapatkan vaksin Difteri tahap pertama.

Dari catatan Kementerian Kesehatan hingga Kamis 4 Januari 2018, DKI Jakarta mendapatkan persentase tertinggi sebesar 61,75 persen untuk pelaksanaan ORI, disusul Banten sebanyak 57,60 persen dan Jawa Barat sebanyak 44,21 persen.

Cakupan ini akan terus meningkat menyusul kegiatan belajar di sekolah telah kembali aktif setelah libur semester, libur Natal dan Tahun Baru. Sebagaimana diketahui, target ORI terbesar adalah pada anak sekolah, yaitu 75 persen.

Sedangkan untuk ORI putaran kedua, akan segera dilaksanakan di sekolah-sekolah. Bagi anak yang kebetulan tidak bersekolah, imunisasi dapat dilakukan di Posyandu, Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya.

Pemerintah yakin melalui ORI yang tepat dan sesuai prosedur, penyakit Difteri dapat dikendalikan. Tentu dengan kerjasama dan partispasi semua pihak, khususnya orangtua yang mempunyai anak-anak serta pemerintah daerah untuk mengambil langkah cepat mengendalikan masalah KLB ini.

Perlu diketahui, Difteri merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri corynebacterium diphteriae. Bakteri ini dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti sumbatan saluran nafas serta peradangan pada otot jantung bahkan kematian. Adapun gejalanya antara lain demam 38c, sakit menelan, selaput putih keabu-abuan di tenggorokan, leher membengkak dan sesak nafas disertai suara mengorok.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

Kemenkes Konfirmasi Dokter Andito Mohammad Wibisono Meninggal Dunia akibat Campak

Nasional
23 hari lalu

Kemenkes Imbau Tak Pegang Bayi saat Silaturahmi Lebaran demi Cegah Campak!

Nasional
24 hari lalu

Pernyataan Lengkap Menkes Budi soal Harga Obat RI Super Mahal, hingga Dugaan Korupsi!

Nasional
25 hari lalu

Menkes Curiga Ada Korupsi di Industri Kesehatan, Harga Obat RI Mahal Banget!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal