JAKARTA, iNews.id - Banyak masyarakat mengeluhkan lebih mudah sakit saat cuaca panas dan kualitas udara memburuk. Ternyata, kondisi ini memiliki penjelasan ilmiah yang berkaitan dengan sistem pertahanan tubuh.
Praktisi kesehatan dr Dicky Budiman menjelaskan, kombinasi panas, udara kering, dan polusi dapat merusak lapisan pelindung saluran pernapasan.
"Kombinasi ini bisa merusak barier saluran napas," ujarnya saat dihubungi iNews.id, Kamis (30/6/2026).
Lapisan epitel yang berfungsi sebagai pelindung menjadi lebih rentan terhadap serangan patogen dan polutan. Akibatnya, tubuh lebih mudah terserang penyakit.
"Epitelnya menjadi lebih rentan, sehingga lebih gampang sakit," jelasnya.
Selain itu, panas juga meningkatkan frekuensi pernapasan, yang membuat lebih banyak polutan masuk ke dalam tubuh. Kondisi ini memperbesar risiko infeksi saluran pernapasan atas serta memperburuk penyakit seperti asma.