Jalankan Kegiatan Belajar Secara Tatap Muka, MBS Ki Bagus Hadikusumo Terapkan Protokol Kesehatan dengan Ketat

Rizqa Leony Putri
MBS Ki Bagus Hadikusumo terapkan protokol kesehatan dengan ketat saat belajar tatap muka. (Foto: Kemenkes)

JAKARTA, iNews.id - Kegiatan belajar mengajar perlahan telah kembali berjalan secara tatap muka di berbagai pondok pesantren di seluruh wilayah Indonesia. Pastinya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan pondok pesantren sebagai langkah pencegahan penularan virus Covid-19.

Salah satu di antaranya, yaitu Muhammadiyah Boarding School (MBS) Ki Bagus Hadikusumo Jampang, Bogor. Melangsungkan kegiatan belajar secara tatap muka sejak awal tahun ajaran baru pada Juli 2020 lalu, MBS mengaku menetapkan protokol kesehatan yang cukup ketat.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Mudir Bidang Kerja Sama dan Sekolah KH Ahsin Abdul Wahhab. Menurutnya, terdapat beberapa program kerja sama yang dilakukan pesantren dengan pihak Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah dengan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kita memang dapat bimbingan langsung dari MPKU yang juga dengan pihak Promkes Kementerian Kesehatan. Bentuk kerja samanya adalah edukasi, (penyelenggaraan) webinar bagaimana menjalani protokol kesehatan ini sungguh-sungguh di lingkungan pesantren," ujar Abdul Wahhab kepada iNews.id pada Jumat (27/11/2020).

Adapun kerja sama tersebut berlangsung dalam bentuk pemberian edukasi kepada warga pesantren MBS Ki Bagus Hadikusumo terkait penyelenggaraan protokol kesehatan di lingkungan pesantren. Abdul Wahhab menuturkan bahwa edukasi tersebut telah sampai dan benar-benar diterapkan oleh para santri dan warga pesantren MBS lainnya.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
2 hari lalu

Update! Kemenkes Pastikan Wabah Pes Rusia Belum Masuk Indonesia

5 hari lalu

Kemenkes Integrasikan Tracing TB dengan Cek Kesehatan Gratis, Masyarakat Dapat Pemeriksaan dan Edukasi Pencegahan

9 hari lalu

Sah! Syarat Kecukupan SKP Dokter Resmi Turun, dari 250 Jadi 160 per 5 Tahun

14 hari lalu

41 Persen Anak Indonesia Alami Gigi Berlubang, Kemenkes Siapkan Detektif Gigi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal