"Dan menanamkan rasa percaya diri, semangat bahwa dia tuh bisa menghadapi kerasnya, beratnya dunia ini ke depan, dia akan selalu nyaman," katanya.
dr Ardi pun mengingatkan para ayah agar tidak merasa canggung menunjukkan kasih sayang secara terbuka. Menurut dia, bertambahnya usia anak bukan alasan untuk menghentikan kebiasaan memeluk dan mencium buah hati.
"Jadi buat para ayah semua jangan pernah, pernah untuk tidak memeluk anak kita. Peluk, cium, walaupun masih udah gede pun, pokoknya masih ada kesempatan sehat, peluk dia," ucapnya.
Dia menambahkan, pelukan dapat memberikan rasa nyaman sekaligus menjadi sumber semangat bagi anak dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Karena itu, para ayah diharapkan tidak melewatkan kesempatan untuk menunjukkan kasih sayang selama masih bisa melakukannya.
"Biar dia merasa ada rasa nyaman, semangat untuk menjalani hidup ini. Karena efek pelukan seorang ayah tuh memang dahsyat. Oke? Jangan lupa," ujarnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kedekatan emosional antara ayah dan anak perlu terus dijaga, bahkan ketika anak mulai beranjak dewasa. Melalui perhatian dan kasih sayang yang konsisten, orang tua dapat membantu anak merasa didukung dalam menjalani berbagai fase kehidupan.