Jangan Sepelekan Ruam Kulit pada Bayi, Kenali Pencegahan dan Bahayanya!

Vien Dimyati
Jangan sepelekan ruam kulit pada bayi (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Bayi baru lahir sangat mudah terkena ruam kulit. Ruam bisa menjadi sangat tidak nyaman dan dapat menunjukkan masalah kesehatan yang mendasar. 

Ruam kulit muncul ketika ada iritasi pada kulit atau karena reaksi alergi terhadap sesuatu yang dikenakan atau makan. Bagi bayi yang baru lahir, kondisi kulitnya memang belum berkembang sempurna, dengan kata lain masih terlindungi selimut pelindung lembut pertamanya yang disebut Vernix Caseosa atau lapisan keju. 

Lapisan berwarna putih ini bermanfaat sebagai pelembap alami untuk melindungi kulit bayi dari infeksi.bFakta lain menyebutkan kulit bayi baru lahir sepertiga kali lebih tipis dari kulit orang dewasa, sehingga sangat sensitif dan rentan teriritasi. 

Itu sebabnya, penting memilih produk yang tepat, aman dan terpercaya untuk si kecil. Terlebih produk yang berhubungan langsung dengan kulit bayi, seperti tisu basah dan popok sekali pakai atau diaper.

Berdasarkan data epidemiologi, secara global, prevalensi iritasi kulit akibat ruam popok atau diaper rash mencapai 16-65 persen. Adapun kasus tertinggi biasanya terjadi pada bayi usia 6-12 bulan.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
16 hari lalu

IDAI Ungkap Bahaya Screen Time Berlebihan, Perkembangan Bahasa Anak Bisa Terganggu

27 hari lalu

Kulit Bayi Mudah Iritasi, Dokter Ungkap Hal yang Perlu Diperhatikan saat Memilih Popok

1 bulan lalu

Anak Sulit Fokus Belajar? Bisa Jadi Asupan DHA Hariannya Belum Cukup

2 bulan lalu

IDAI Keluarkan Peringatan Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Pernyataannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal