JAKARTA, iNews.id – Masih banyak ibu menyusui yang baru memompa ASI ketika payudara sudah terasa penuh atau bahkan bengkak. Padahal, kebiasaan tersebut justru dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada payudara.
Konselor menyusui Desyntia Inten Dwi Lestari mengingatkan bahwa pengosongan payudara sebaiknya dilakukan secara rutin, bukan menunggu hingga terasa nyeri atau penuh.
"Jangan menunggu sampai payudara terasa sangat penuh. Pengosongan secara rutin penting untuk menjaga produksi ASI tetap optimal," kata Desyntia dalam acara di Jakarta Convention Center (JCC), belum lama ini.
Menurut dia, jika ASI dibiarkan menumpuk terlalu lama, ibu berisiko mengalami sumbatan saluran ASI. Kondisi tersebut dapat berkembang menjadi mastitis atau peradangan pada jaringan payudara yang menimbulkan rasa nyeri, bengkak, hingga demam.
Dalam kasus yang lebih berat, mastitis bahkan dapat berkembang menjadi abses payudara yang memerlukan tindakan medis.