"Mohon intensif yang sudah menjadi hak mereka tetap diberikan seperti biasa. Tidak boleh ada yang dipotong atau diganti," tegas Menkes.
"Terima kasih atas pengabdian kalian di ujung negeri. Bagi yang daerahnya belum masuk prioritas, mohon bersabar. Kami perbaiki sistemnya bertahap agar semakin merata," tambahnya.