Kasus Covid-19 Naik, Pemerintah Ancam Tindak Tegas Produsen Obat jika Mainkan Harga 

Bertold Ananda
Jika ada produsen atau distributor yang memainkan harga obat-obatan pemerintah akan menindak tegas. (Foto: Antara) 

JAKARTA, iNews.id - Kasus Covid-19 yang terus meningkat membuat kebutuhan obat-obatan naik. Ini dikhawatirkan ada oknum produsen obat yang memainkan harga 

Obat-obatan diburu tidak hanya untuk kebutuhan medis rumah sakit tetapi juga masyarakat sehingga stok menipis dan mengakibatkan kelangkaan. 

Kemeterian Kesehatan (Kemenkes) telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk obat terapi Covid-19, melalui Keputusan Menteri Kesehatan No HK.01.07/MENKES/4826/2021 tentang Harga EceranTertinggi Obat Dalam Masa Pandemi COVID-19 yang ditetapkan pada 2 Juli 2021. 

Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi sekaligus koordinator PPKM darurat Jawa dan Bali menegaskan jika ada produsen atau distributor memainkan harga pemerintah akan menindak tegas. 

"Saya mohon Kabareskrim Polri dan Kejaksaaan melakukan pengecekan, tindakanya langsung diproses dan dihukum, kalau perlu izinnya kita cabut. Ini taruhannya keselamatan rakyat,” ujarnya, dilansir dari Instagram Kemenkes, Minggu (4/7/2021). 

Menanggapi itu, Kabareskrim Komisari Jenderal Agus Andrianto menyatakan, bagi oknum yang berani bermain dengan menetapkan harga tinggi atau terjadi aksi penimbun dapat diproses secara hukum.  

“Menjual obat dengan harga lebih mahal, sengaja menimbun, dan menimbulkan keselamatan terganggu akan kita lakukan penegakan hukum,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kelakar Prabowo ke Luhut: Dulu Mantan Komandan, Kini Saya Komandannya

11 hari lalu

Bansos 2027, Luhut Utus TNI-Polri Data Warga di Daerah Pelosok

13 hari lalu

Menkes soal Warga Sulit Cari Obat Influenza: Nggak Bisa Sembarangan Diberikan, Malah Bahaya

13 hari lalu

Luhut Yakin Ekonomi RI Tumbuh 8 Persen di Masa Prabowo: Bukan Hal Sulit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal