Katarak Masih Jadi Biang Kerok Kebutaan Lansia, Ini Datanya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi lansia. (Foto: Ilustrasi AI)

"Perubahan penglihatan sering dianggap sebagai bagian biasa dari pertambahan usia, padahal penyebabnya perlu dipastikan melalui pemeriksaan mata," ujar dr Sharita di acara Seremonial Kick-Off Program Bakti Sosial Operasi Katarak 101, Kolaborasi JEC, LEBJ, Gerakan Matahati & Lions Club Indonesia di RS Mata JEC @ Kedoya, Jakarta Barat, Kamis (8/10/2026).

Menurut dia, pemeriksaan mata dapat membantu dokter menentukan penyebab gangguan penglihatan sekaligus penanganan yang sesuai.

"Pemeriksaan yang dilakukan lebih awal membantu dokter menentukan penanganan yang sesuai. Karena itu, kami berharap program ini tidak hanya membantu pasien yang menjalani operasi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk memeriksakan mata ketika mulai mengalami keluhan," katanya.

Secara global, Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan katarak memengaruhi lebih dari 94 juta orang. Hampir separuh orang yang mengalami kebutaan terkait katarak masih membutuhkan akses terhadap operasi.

Kebutuhan layanan kesehatan mata juga menjadi semakin penting seiring bertambahnya populasi lanjut usia. Di Indonesia, proporsi penduduk lansia mencapai 11,97 persen pada 2025.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
8 hari lalu

Sudah Operasi Katarak tapi Masih Harus Pakai Kacamata? Ini Penjelasan Dokter

2 bulan lalu

Air Mata Bahagia Warnai Operasi Katarak Gratis MNC Peduli dan RSI Assyifa Sukabumi

3 bulan lalu

Mata Mulai Kabur Jangan Dikira Katarak, Bisa Jadi Lebih Berbahaya Retinopati Diabetik

3 bulan lalu

Beda Gejala Retinopati Diabetik dengan Katarak, Ini Penjelasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal