Katarak Masih Jadi Biang Kerok Kebutaan Lansia, Ini Datanya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi lansia. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Katarak masih menjadi salah satu masalah kesehatan mata yang perlu mendapat perhatian, terutama pada kelompok lanjut usia. Kondisi ini bahkan tercatat sebagai penyebab utama kebutaan pada penduduk berusia di atas 50 tahun di Indonesia.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sekitar 600.000-650.000 kasus kebutaan akibat katarak sepanjang 2025. Katarak juga menjadi penyebab 81,2 persen kasus kebutaan pada penduduk berusia di atas 50 tahun.

Katarak terjadi ketika lensa mata yang seharusnya jernih menjadi keruh. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penglihatan menjadi buram, berkabut, hingga semakin sulit melihat apabila tidak mendapatkan penanganan.

Masalahnya, perubahan penglihatan kerap dianggap sebagai bagian normal dari proses penuaan. Padahal, penyebab mata semakin buram perlu dipastikan melalui pemeriksaan mata.

Dokter Spesialis Mata JEC Eye Hospitals and Clinics, dr Sharita R. Siregar, SpM(K). (Foto: Istimewa)

Dokter Spesialis Mata JEC Eye Hospitals and Clinics, dr Sharita R. Siregar, SpM(K), mengatakan masyarakat sebaiknya tidak mengabaikan perubahan penglihatan yang muncul seiring bertambahnya usia.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
9 hari lalu

Sudah Operasi Katarak tapi Masih Harus Pakai Kacamata? Ini Penjelasan Dokter

2 bulan lalu

Air Mata Bahagia Warnai Operasi Katarak Gratis MNC Peduli dan RSI Assyifa Sukabumi

3 bulan lalu

Mata Mulai Kabur Jangan Dikira Katarak, Bisa Jadi Lebih Berbahaya Retinopati Diabetik

3 bulan lalu

Beda Gejala Retinopati Diabetik dengan Katarak, Ini Penjelasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal