Kemenkes Angkat Suara Terkait Kasus Dokter Muda Dipukuli di Palembang

Muhammad Sukardi
Kemenkes beri tanggapan atas kasus dokter muda dipukuli di Palembang, Sumatera Selatan. (Foto: Pexels)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan atau Kemenkes akhirnya angkat bicara terkait dengan kasus dokter muda dipukuli di Palembang, Sumatera Selatan. Apa tanggapannya? 

Pernyataan resmi Kemenkes ini disampaikan melalui Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik. 

Kemenkes menyampaikan, pertama-tama pihaknya turut prihatin atas kejadian tersebut. Lalu, karena ini ranahnya ada di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK Unsri) dan RSUD Siti Fatimah, Kemenkes menyerahkan tindakan lebih lanjut pada dua instansi tersebut. 

"Ini kasusnya dokter dan koas di FK Unsri dan RSUD Siti Fatimah. Kami tentunya prihatin dengan kejadian tersebut dan serahkan penanganan lebih lanjut kepada kedua instansi tersebut," ungkap Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Aji Muhawarman kepada iNews.id, Jumat (13/12/2024). 

Dalam pesan yang sama, Kemenkes juga berharap agar kasus seperti ini tidak terulang kembali di kemudian hari. 

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) didesak turun tangan menangani kasus dokter muda yang dipukuli di Palembang, Sumatera Selatan. Hal ini berkaitan dengan keselamatan dokter di seluruh Indonesia. 

Salah satu desakan datang dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Adi Kurniawan, SpPD. Melalui Instastory, dr Adi berharap kasus dokter muda ini ditangani serius oleh pihak bertanggung jawab, termasuk Kemenkes. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Seleb
8 menit lalu

Go Publik! Shakilla Astari dan Salim Nauderer Resmi Pacaran

Seleb
4 jam lalu

5 Fakta Nisya Si Pramugari Gadungan yang Gegerkan Medsos, Nomor 4 Mengejutkan!

Seleb
13 jam lalu

Terungkap! Nisya Si Pramugari Gadungan Nekat Tipu-Tipu gegara Ini

Seleb
13 jam lalu

Update! Nisya Si Pramugari Gadungan Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal