Kemenkes Tegaskan Tak Mau Gegabah Transisi ke Endemi, Jubir Covid-19: Butuh Waktu

Rizky Pradita Ananda
Ilustrasi pandemi Covid-19. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan tidak ingin gegabah untuk terlalu cepat menyatakan peralihan ke masa endemi.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi. Nadia menyebutkan, perlu dipahami proses transisi menuju normalisasi endemi bukan berarti kasus Covid-19 sepenuhnya hilang, penemuan kasus akan tetap ada. 

"Untuk menghilangkan sebuah penyakit itu membutuhkan waktu yang lebih panjang, tentunya kita harus bersiap untuk terus berdampingan dengan Covid-19,” ujar dr. Nadia, dari siaran laman resmi Kemenkes, Rabu (16/3/2022).

Meskipun sudah banyak tren positif dalam indikator pengendalian pandemi, Indonesia sudah mulai bersiap-siap membuat langkah menuju ke arah endemi. 

Adapun saat ini Indonesia masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Transisi endemi merupakan suatu proses periode dari pandemi menuju ke arah endemi dengan adanya sejumlah indikator sebagai berikut.

Editor : Dyah Ayu Pamela
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Ini Alasan Pemerintah Tak Mau Buru-Buru Nyatakan Fase Endemi Covid-19

2 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

6 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

4 bulan lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal