Namun, sambung dia, secara saintifik atau sains, ia belum bisa membeberkan secara pasti mengapa Indonesia sampai saat ini masih belum menemukan kasus positif nCoV. Ini juga dilihat dari ada atau tidaknya kasus kematian akibat penyakit pneumonia yang signifikan selama adanya penyebaran virus korona Wuhan di berbagai negara.
“Terus terang kalau diminta bukti scientific, kita belum bisa mengatakan. Tapi untuk pneumonia belum ada tambahan kasus dan kematian yang sangat signifikan,” jelas Anung.
Anung juga kembali menegaskan bahwa memang sampai saat ini belum ada kasus positif nCoV. Meskipun ratusan WNI dari Wuhan dan Tiongkok telah dipulangkan beberapa waktu lalu dan dikarantina di Natuna selama 14 hari atau satu kali masa inkubasi.
“Kami masih meyakini sampai saat ini belum ada orang yang terinfeksi novel coronavirus di Indonesia. Semua mempertanyakan, ada atau tidak, tapi ya dari prosedur, itulah yang kita lihat,” ungkap Anung.
Ia juga menyinggung tentang doa makbul yang sempat dikatakan Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto. “Tentu sepertinya yang sudah diungkap bapak Menteri Kesehatan doanya orang Indonesia makbul," ujarnya.