Kepribadian Anak Bisa Berbeda dari Orangtua, Ini Penjelasan Pakar

Antara
Kebersamaan keluarga. (Foto: Newkidscenter)

Sementara, menurut psikolog kepribadian di Berlin's Humboldt University, Eva Asselmann, pengaruh luar itu sangat penting tidak hanya pada tahun-tahun pertama setelah anak lahir.

"Kepribadian berkembang di masa kanak-kanak dan remaja, namun tidak pernah rampung, bahkan setelah itu," katanya.

"Hal itu selalu dihubungkan dengan pengalaman positif dan negatif atau peristiwa trauma," ujarnya menambahkan.

Psikoterapis Susanne Egert kerap menasihati orangtua yang lelah menghadapi anak-anak mereka, mengeluh tidak dapat mengendalikan mereka, atau membiarkan si anak melakukan yang diinginkannya.

Dia pun menekankan kepada orangtua untuk tidak mencoba memaksakan kepribadian mereka kepada anak-anaknya.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Seleb
7 hari lalu

Rumah Tangga Hancur, Wardatina Mawa Trauma hingga Butuh Bantuan Psikolog

Internasional
3 bulan lalu

Jutaan Warga Depresi akibat Perang Gaza, Israel Kekurangan Terapis dan Psikolog

Health
3 bulan lalu

RI Darurat Kesehatan Jiwa, Ini Penjelasan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia

Health
3 bulan lalu

Daftar Masalah Kesehatan Mental Paling Banyak Dilaporkan di Puskesmas, Apa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal