Hiperhidrosis sekunder juga cenderung baru muncul ketika seseorang telah dewasa.
Karena itu, keringat berlebih yang muncul secara tiba-tiba atau baru dirasakan ketika dewasa sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai hiperhidrosis primer. Pemeriksaan dokter diperlukan untuk mengetahui kemungkinan penyebab yang mendasarinya.
Tidak semua orang yang mudah berkeringat mengalami hiperhidrosis. Cuaca panas, olahraga, stres, rasa gugup, atau aktivitas fisik memang dapat meningkatkan produksi keringat.
Namun, kondisi patut dicurigai sebagai hiperhidrosis ketika keringat keluar secara berlebihan, terjadi berulang, dan mengganggu kehidupan sehari-hari.
Pada hiperhidrosis aksila, misalnya, keringat dapat membuat pakaian cepat basah meskipun seseorang sedang tidak beraktivitas berat. Masalah tersebut juga dapat membuat penderitanya merasa tidak nyaman ketika harus bertemu orang lain atau menjalani aktivitas profesional.