Komunikasi Vaksin Covid-19 Disebut Tidak Masif, Begini Penjelasan Menkes Budi

Leonardus Selwyn
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: BNPB)

JAKARTA, iNews.id – Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia dilaksanakan sejak 13 Januari 2021. Tenaga kesehatan (tenkes) menjadi prioritas pemerintah dalam program vaksinasi karena dinilai sebagai kelompok rentan yang mudah terpapar Covid-19 selama bertugas. 

Meski demikian, banyak yang menilai pemerintah tampak tidak begitu masif dalam melakukan sosialisasi terhadap proses vaksinasi. Menjawab hal tersebut, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, komunikasi yang dilakukan oleh pemerintah memang tidak terlalu masif, sebab sasaran utamanya kepada para tenkes. Oleh sebab itu, proses sosialisasi dan komunikasi vaksin Covid-19 lebih mengarah kepada organisasi profesi. 

“Pada awal Januari 2021, masih banyak pertanyaan dari para tenkes. Mereka adalah orang rasional dan paham terhadap dunia kesehatan, sehingga komunikasinya dilakukan oleh ketua organisasi,” tutur Menkes Budi, dalam Webinar ‘Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit’ yang disiarkan langsung oleh MNC Portal Indonesia, Sabtu (30/1/2021). 

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Menkes Ungkap 10 Persen Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Jiwa

Health
9 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Health
26 hari lalu

Ketua IDAI Dokter Piprim Klaim Dipecat Menkes Budi, Ini Penjelasan Lengkapnya!

Nasional
30 hari lalu

Pemerintah Kebut Perbaikan 3.268 Rumah Nakes Terdampak Bencana Sumatra jelang Ramadan 2026 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal