“Kolaborasi strategis dengan The Solitaire menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem kesehatan berkelas dunia di dalam negeri, dengan menghadirkan keunggulan medis global yang terintegrasi dengan kekuatan pariwisata Indonesia. Inisiatif ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri internasional health and wellness tourism,” katanya.
Pengembangan pariwisata kesehatan di Asia Tenggara dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar dan diperkirakan terus tumbuh setiap tahun. Pemerintah menargetkan sebagian masyarakat Indonesia yang selama ini mencari layanan medis ke luar negeri dapat beralih ke fasilitas dalam negeri, termasuk KEK Kesehatan Sanur.
The Sanur dikembangkan di atas lahan seluas 41,26 hektare dengan konsep integrasi antara fasilitas kesehatan dan pariwisata. The Solitaire menempati bangunan empat lantai dengan luas sekitar 10.000 meter persegi yang dilengkapi layanan rawat jalan, rawat inap, serta ruang operasi.
Direktur The Solitaire, Rudy Surjanto, menyatakan bahwa kerja sama dengan klinik dan tenaga medis internasional dilakukan untuk menjaga standar mutu layanan.
“Melalui kolaborasi ini, The Solitaire menghadirkan world-class medical aesthetic centre di destinasi mewah Bali dengan mengkurasi brand dan klinik estetika global ternama yang memiliki reputasi dan standar internasional serta keunggulan klinis yang telah teruji secara global,” ujar Rudy Surjanto.