Menurutnya, posisi leher yang tertekuk terlalu lama dapat memicu rasa pegal pada tubuh saat bangun tidur. Jika kondisi tersebut terus terjadi dalam jangka panjang, dampaknya bisa lebih serius.
“Akibatnya bangun tidur leher bisa terasa pegal. Nah, kalau posisi ini kalian biarkan terus-menerus jangka panjang, maka bisa jadi mengubah bentuk lengkungan daripada tulang leher kalian dan berisiko terjadinya saraf kejepit,” ucap dr. Caleb.
Karena itu, dia mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dalam memilih bantal yang digunakan untuk tidur. Pemilihan bantal yang sesuai dapat membantu menjaga posisi leher tetap nyaman sepanjang malam.
“Nah, makanya penting banget untuk kita memilih bantal yang seperti saya pakai ini, ada lekukannya. Nah, lekukan seperti ini bisa menyesuaikan bentuk tubuh atau bentuk leher daripada badan kita. Makanya penting banget untuk memilih bantal yang sesuai dengan kondisi tubuh kalian masing-masing,” katanya.