Mengenal Anti PD-L1, Imunoterapi untuk Pengobatan Kanker Stadium Lanjut

Siska Permata Sari
Konsultasi kesehatan. (Foto: Advantagecaredtc)

Walaupun demikian, sama halnya dengan pengobatan imunoterapi kanker, atezolizumab juga memiliki efek samping. Namun, efeknya lebih rendah karena atezolizumab menargetkan PD-L1 yang menjadi penghambat sel T mengenali dan membunuh sel-sel asing pada tubuh, termasuk sel kanker.

"Jadi, ini memberikan hasil yang baik dan memberikan harapan hidup bagi pasien-pasien kanker yang sudah stadium lanjut," kata dia.

Saat ini, atezolizumab juga telah disetujui oleh BPOM untuk pasien kanker paru bukan sel kecil dan kanker kandung kemih stadium lanjut yang telah mendapatkan kemoterapi berbasis platinum.

"Menurut saya, dengan adanya atezolizumab ini dengan efek minimal, maka saya rasa ini suatu yang menjanjikan bagi pasien kanker stadium lanjut. Kami tak kalah dalam hal pengetahuan untuk menerapkan pengobatan ini di Indonesia. Di Indonesia obatnya sudah ada, pakarnya sudah ada. Memang masalahnya adalah harga yang menjadi tugas bersama bagi Kementerian, Badan POM, dan JKN," katanya.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
2 hari lalu

Sah! Syarat Kecukupan SKP Dokter Resmi Turun, dari 250 Jadi 160 per 5 Tahun

5 hari lalu

Wamenkes Bakal Pangkas Pengobatan TBC, dari 6 Bulan Jadi 1 Bulan

5 hari lalu

Jakarta Jadi Pusat Kasus TBC di Indonesia, Bangka Belitung Juga!

5 hari lalu

Terungkap! Ternyata Ini yang Terjadi pada Tubuh Ketika Kamu Tidur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal