Mengenal Badai Sitokin Bikin Deddy Corbuzier Kritis, Dokter Gunawan: Terlambat Ditangani Bisa Meninggal

Siska Permata Sari
Seorang pasien positif COVID-19, terbaring di ruang isolasinya dirawat oleh terapis pernapasan di unit Perawatan Intensif (ICU). (Foto: Reuters)

“Jadi kalau kita terlambat artinya peradangannya berjalan terus, paru-paru Anda rusaknya bertambah banyak. Terus terang, itu akan mempengaruhi kapasitas oksigen ke badan anda,” jelas dr Gunawan. 

Dia melanjutkan, peradangan luas tersebut nantinya akan meninggalkan bekas di paru-paru. “Sehingga paru-paru tidak bisa mengembang dengan baik, oksigennya enggak sampai. Orang hidup kan perlu oksigen, perlu makan, oksigen nomor satu, kalau enggak ada oksigen kita mati. Itu yang terjadi pada pasien Covid-19,” terangnya. 

Dia mengimbau juga kepada pasien Covid-19 agar berhati-hati jika ada demam lagi di minggu kedua setelah terinfeksi.  

“Begitu ada demam, ini ada kemungkinan nanti akan ada cytokine storm, terutama demam yang muncul pada minggu kedua. Karena minggu pertama itu respons badannya masih appropriate, masih baik-baik aja, begitu minggu kedua ada demam hati-hati. Kemungkinan ada peradangan yang lebih luas lagi dan kemungkinan ada badai sitokin,” paparnya.

Editor : Elvira Anna
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Mengharukan, Ini Foto Kenangan Deddy Corbuzier bersama Ibunda sebelum Meninggal Dunia

2 bulan lalu

Deddy Corbuzier Tulis Pesan Menyayat Hati untuk Mendiang Ibu: Dia Mengajariku Sulap

2 bulan lalu

Kenangan Terakhir Deddy Corbuzier sebelum Ibunda Meninggal, Masih Tertawa Bersama

2 bulan lalu

Mengharukan, Deddy Corbuzier Ungkap Ibunda Meninggal Dunia saat Tidur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal