Mengenal Kanker Usus yang Diderita Istri Ustaz Nur Maulana

Siska Permata Sari
Ustaz Nur Maulana kehilangan sang istri untuk selama-lamanya. (Foto: Instagram)

Di Indonesia, kasus kanker kolorektal tertinggi terjadi pada pria, yakni 16/100.000 dengan kematian 10/100.000 penduduk. Pakar Onkologi sekaligus Ketua Perhimpunan Onkologi Indonesia Dr. Aru Wicaksono Sudoyo mengatakan, ada sederet faktor mengapa kanker kolorektal bisa terjadi. Di antaranya adalah faktor usia, biasanya 50 tahun ke atas, ada pula karena faktor gaya hidup.

Misalnya, pola makan tak sehat, sering makan daging olahan, kurang serat, kurang aktivitas fisik, merokok, minum-minuman alkohol, dan menderita gangguan pencernaan berulang.

"Tandanya apa sih? Satu, kalau merasa lelah nggak hilang-hilang. Kedua, pola buang air besar yang berbeda-beda. Ketiga, ada rasa perut tidak enak, nyeri, kembung. Satu lagi, tentunya ada pendarahan dari dubur," kata Dr Aru, saat ditemui awak media di Jakarta, baru-baru ini.

Pendarahan dari dubur, sambung dia, 85 persen bisa terjadi karena wasir. Tetapi tidak menutup kemungkinan ada tumor dalam organ tubuh yang menyebabkan kanker kolorektal. Oleh sebab itu, dia menyarankan segera cek ke dokter setelah ada gejala-gejala tersebut.

"Cek ke dokter, tes darah dan feses," ucapnya.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
2 hari lalu

Dokter Sarankan Jemur Baju di Dalam Rumah saat Abu Vulkanik Ada di Mana-Mana

2 hari lalu

IDAI Keluarkan Peringatan Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Pernyataannya!

2 hari lalu

Tanda Bahaya Paparan Abu Vulkanik, Sesak Napas hingga Batuk Tak Berkesudahan

2 hari lalu

Waspada! Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Bisa Rusak Mata dan Kulit Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal